Selamat Datang di Kantor Pelayanan Jasa Publik

Penilaian Saham - Penerapan Diskon dan Premi PDF Print E-mail
Wednesday, 27 April 2011 10:20
Article Index
Penilaian Saham
Pengertian Bisnis
Pengertian Hak Kepemilikan Finansial
Pengertian Penilaian Saham
Pengguna dan Manfaat Penilaian Saham
Standar Nilai dalam Penilaian Saham
Proses Penilaian Saham
Peran KJPP dalam Penilaian Saham
Analisa Laporan Keuangan
Penyesuaian Laporan Keuangan
Analisa Rasio Keuangan
Analisa Resiko Perbankan
Analisa Posisi Risiko Usaha Bank
Analisa Rasio Permodalan
Analisa Efisiensi Usaha
Pendekatan Penilaian Saham
Penerapan Diskon dan Premi
All Pages

 

 

Penerapan Diskon dan Premi

Dalam menentukan kesimpulan Nilai akhir atas Obyek Penilaian, Penilai Usaha wajib menggunakan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability) dan Premi Pengendalian (Premium for Control) atau Diskon Pengendalian (Discount For Lack of Control).

Dalam menggunakan Diskon Likuiditas Pasar(Discount for Lack of Marketability), Penilai Usaha wajib memperhatikan:

1)Dalam hal Obyek Penilaian bukan merupakan perusahaan terbuka, maka:

a) Diskon Likuiditas Pasar(Discount for Lack of Marketability)bagi pemegang saham mayoritas adalah antara 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan 40% (empat puluh perseratus) dari indikasi Nilai.

b) Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability) bagipemegang sahamminoritas adalah antara 30% (tiga puluh perseratus) sampai dengan 50% (lima puluh perseratus) dari indikasi Nilai.

2)Dalam hal Obyek Penilaian merupakan perusahaan terbuka, maka:

a) Diskon Likuiditas Pasar(Discount for Lack of Marketability)bagi pemegang saham mayoritas paling besar adalah 20% (dua puluh perseratus) dari indikasi Nilai.

b) Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability) bagipemegang sahamminoritas adalah antara 10% (sepuluh perseratus) sampai dengan 30% (tiga puluh perseratus) dari indikasi Nilai.

Dalam menggunakan Premi Pengendalian (Premium for Control) atau Diskon Pengendalian (Discount For Lack of Control), maka Penilai Usaha wajib memperhatikan:

1)Besarnya kerugian pemegang saham minoritas dari perusahaan tertutup apabila dibandingkan dengan pemegang saham minoritas perusahaan yang tercatat di bursa efek;

2)Hal-hal yang dapat dilakukan oleh pemegang saham pengendali terhadap perusahaan yang dikendalikan untuk membuat saham yang dimilikinya lebih menguntungkan.

3)Dalam hal Obyek Penilaian adalah perusahaan terbuka, Premi Pengendalian (Premium for Control) atau Diskon Pengendalian (Discount For Lack of Control) yang dapat digunakan dalam penilaian adalah antara 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan 35% (tiga puluh lima perseratus) dari indikasi Nilai.

4)Dalam hal Obyek Penilaian adalah perusahaan tertutup, Premi Pengendalian (Premium for Control) atau Diskon Pengendalian (Discount For Lack of Control) yang dapat digunakan dalam penilaian adalah antara 30% (tiga puluh perseratus) sampai dengan 70% (tujuh puluh perseratus) dari indikasi Nilai.

 

 

 

 


 


 


 

 

 

 

 

 

 


 

 



Last Updated on Thursday, 12 May 2011 15:08
 

Information Highlight

Studi Kelayakan

  Pengertian Studi kelayakan bisnis adalah kajian tentang berhasil tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan menguntungkan secara terus menerus.       Pihak yang Berkepentingan - Pelaku bisnis dan investor ... Read more

Penilaian Aset Tak berwujud

    Pengertian Berdasarkan SPI 2007, aset tak berwujud adalah aset yang mewujudkan dirinya melalui properti-properti ekonomis dimana aset ini tidak mempunyai substansi fisik. Jenis-Jenis Aset Tak Berwujud Aset tak berw... Read more

Penilaian Saham

    Pengertian Bisnis Berdasarkan SPI 2007, badan usaha adalah entitas komersial, industri, jasa atau investasi yang menjalanka kegiatan ekonomi. Badan usaha biasanya bersifat mencari keuntungan ya... Read more

Penilaian Aset

      Pengertian Real Properti Menurut SPI 2007, pengertian real properti adalah hak perseorangan atau badan untuk memiliki, dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, ... Read more

Copyright 2010 KJPP Tri, Santi & Rekan