Selamat Datang di Kantor Pelayanan Jasa Publik

Penilaian Saham - Pengguna dan Manfaat Penilaian Saham PDF Print E-mail
Wednesday, 27 April 2011 10:20
Article Index
Penilaian Saham
Pengertian Bisnis
Pengertian Hak Kepemilikan Finansial
Pengertian Penilaian Saham
Pengguna dan Manfaat Penilaian Saham
Standar Nilai dalam Penilaian Saham
Proses Penilaian Saham
Peran KJPP dalam Penilaian Saham
Analisa Laporan Keuangan
Penyesuaian Laporan Keuangan
Analisa Rasio Keuangan
Analisa Resiko Perbankan
Analisa Posisi Risiko Usaha Bank
Analisa Rasio Permodalan
Analisa Efisiensi Usaha
Pendekatan Penilaian Saham
Penerapan Diskon dan Premi
All Pages

 

Pengguna dan Manfaat Penilaian Saham

Hasil penilaian saham dapat dimanfaatkan untuk:

a. Kinerja

Kinerja suatu perusahaan dapat dilihat dari sisi

1.Keuangan

Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan berbagai rasio keuangan, antara lain rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio efektivitas dan rasio solvabilitas.

2.Aset

Asset management merupakan sebuah langkah manajerial yang harus dilakukan, didalam merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi kinerja aset perusahaan dalam upaya peningkatan nilai yang berujung pada kesejahteraan pemegang saham (shareholders wealth).

3. Nilai saham

Saham harus selalu dinilai untuk mengetahui kinerja perusahaan tersebut. Tren nilai saham yang meningkat menandakan perbaikan kinerja perusahaan. Dengan terus memantau nilai saham maka kinerja perusahaan juga ikut terpantau, karena kinerja perusahaan berpengaruh pada nilai saham.

 

 

b. Restrukturisasi

Dalam melakukan restrukturisasi yang perlu di lakukan adalah:

1. Pemetaan Portfolio, untuk mengetahui bagaimana kemampuan masing-masing aset dalam memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Apakah ada idle asset, atau aset yang kurang produktif, dan tak perlu di pertanyakaan lagi karena tak sejalan dengan strategi perusahaan. Aset yang tak produktif serta tak sejalan dengan strategi perusahaan sebaiknya di sisihkan untuk di jual.

2. Kemudian di lakukan pemetaan SBU, masing-masing SBU di nilai berdasarkan beberapa karakter, seperti; a). Daur hidup b). bagian pasar c). pertumbuhan dan arus kas. Selanjutnya masing-masing SBU di evaluasi, apakah masih sejalan dengan strategi perusahaan. SBU yang sesuai, dapat di kaitkan dengan peningkatan nilai, atau memberikan economic value added (EVA) kepada perusahaan secara keseluruhan.

3. Penilaiaan Saham SBU. Penilaian Saham SBU di lakukan dengan cara melibatkan penilai publik untuk mendapatkan nilai saham yang wajar

4. Pembenahaan portfolio dan SBU. Setelah penilaian tersebut, aset dan SBU yang tersisa hanya yang bener-benar sesuai dengan strategi perusahaan. Namun kualitas aset dan SBU perlu di evaluasi agar beroperasi secara optimal.

 

c. Go Public

Salah Satu perusahaan untuk mendapatkan dana dalam membiayai kegiatan operasionalnya adalah dengan Go Public. Go public adalah menjual sebagian sahamnya kepada publik dan mencatatkan sahamnya di bursa. Perusahaan yang akan melakukan go publik di sebut emiten. Hal-hal yang harus di persiapkan calon emiten dalam rangka penawaran umum yaitu:

1. Persetujuan pemegang saham pendiri melalui RUPS

2. Menunjuk penjamin emisi untuk membantu penyiapan semua dokumen yang di perlukan, termasuk upaya pemasaran agar penawaran tersebut sukses. Dengan koordinasi dengan penjamin emisi, perusahaan menyiapkan berbagai dokumen yang di perlukan seperti:

a. Laporan keuangan yang di audit oleh akuntan publik yang terdaftar di Bapepam-LK

b. Anggaran dasar berikut amandemennya yang di siapkan notaris dan di sahkan oleh instansi yang berwenang

c. Legal audit dari konsultan hukum yang terdaftar di Bapepam-LKL

d. Laporan penilai independen

e. Prospemus penawaran umum; dan

f. Beberapa dokumen lain sebagaimana yang di atur dalam ketentuan yang berlaku


Ada beberapa metode penerbitan dan pewanini di antaranya adalah:

Public Offering, adalah menjual sekuritas kepada masyarakat baik perorangan maupun lembaga melalu pasar modal (Bursa Effek) dan perantara perusahaan emisi (underwrite company)

Private Placement, adalah penjualan saham kepada investor yang berkompeten di bidang usaha yang bersangkutan melalui block safe, atau penjualan secara utuh yang tidak terpecah menjadi satuan saham kecil-kecil di bursa efek belum di munculkan

Jual/ Beli, dalam melalukan pembelian maupun penjualan suatu perusahaan atau kepemilikan maka perlu di lakukan penilaian saham untuk mengetahui nilai dari suatu perusahaan

Opini kewajaran, apabila terjadi transaksi material, opini yang di hasilkan dalam proses penilaian bukan dalam bentuk nilai, tetapi dalam bentuk pernyataan kewajaran penilai atas transaksi yang di nilai.

 

 



Last Updated on Thursday, 12 May 2011 15:08
 

Information Highlight

Studi Kelayakan

  Pengertian Studi kelayakan bisnis adalah kajian tentang berhasil tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan menguntungkan secara terus menerus.       Pihak yang Berkepentingan - Pelaku bisnis dan investor ... Read more

Penilaian Aset Tak berwujud

    Pengertian Berdasarkan SPI 2007, aset tak berwujud adalah aset yang mewujudkan dirinya melalui properti-properti ekonomis dimana aset ini tidak mempunyai substansi fisik. Jenis-Jenis Aset Tak Berwujud Aset tak berw... Read more

Penilaian Saham

    Pengertian Bisnis Berdasarkan SPI 2007, badan usaha adalah entitas komersial, industri, jasa atau investasi yang menjalanka kegiatan ekonomi. Badan usaha biasanya bersifat mencari keuntungan ya... Read more

Penilaian Aset

      Pengertian Real Properti Menurut SPI 2007, pengertian real properti adalah hak perseorangan atau badan untuk memiliki, dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, ... Read more

Copyright 2010 KJPP Tri, Santi & Rekan