Selamat Datang di Kantor Pelayanan Jasa Publik

Penilaian Saham - Standar Nilai dalam Penilaian Saham PDF Print E-mail
Wednesday, 27 April 2011 10:20
Article Index
Penilaian Saham
Pengertian Bisnis
Pengertian Hak Kepemilikan Finansial
Pengertian Penilaian Saham
Pengguna dan Manfaat Penilaian Saham
Standar Nilai dalam Penilaian Saham
Proses Penilaian Saham
Peran KJPP dalam Penilaian Saham
Analisa Laporan Keuangan
Penyesuaian Laporan Keuangan
Analisa Rasio Keuangan
Analisa Resiko Perbankan
Analisa Posisi Risiko Usaha Bank
Analisa Rasio Permodalan
Analisa Efisiensi Usaha
Pendekatan Penilaian Saham
Penerapan Diskon dan Premi
All Pages

 

Standar Nilai dalam Penilaian Saham

Dalam penilaian saham terdapat berbagai standar nilai sesuai dengan SPI 2007 antara lain:

1.Nilai Buku dengan mengacu pada aset, merupakan biaya perolehan aset yang dikapitalisasi dikurangi akumulasi penyusutan, deplesi atau amortisasi yang tertera pada laporan akuntansi usaha. (3.20.1, PPPI 6, SPI 2007)

2.Nilai Buku dengan mengacu pada perusahaan/entitas usaha, adalah perbedaan antara jumlah aset (bebas dari penyusutan, deplesi dan amortisasi) dan jumlah kewajiban suatu bisnis sebagaimana tercantum dalam neraca. (3.20.2, PPPI 6, SPI 2007)

3.Nilai Buku yang Disesuaikan merupakan nilai buku yang dihasilkan ketika satu atau lebih aset atau kewajiban ditambahkan, dikurangkan, atau diubah dari jumlah yang dilaporkan dalam buku. (3.21, PPPI 6, SPI 2007)

4.Nilai Investasi yaitu nilai dari suatu perusahaan atau saham atau kepentingan dalam perusahaan yang bersifat spesifik terhadap seorang investor, didasarkan pada atau terkait dengan persyaratan tertentu dari seorang atau kelompok investor. (3.22, PPPI 6, SPI 2007)

5.Nilai Likuidasi adalah perkiraan jumlah uang tunai bersih atau yang bersifat ekuivalen yang dapat diperoleh jika bisnis suatu perusahaan dihentikan dan asetnya dijual secara terpisah dalam suatu proses penjualan yang bersifat normal. (3.23, PPPI 6, SPI 2007)

6.Nilai Likuidasi Paksa merupakan perkiraan jumlah uang tunai bersih atau yang bersifat ekivalen yang dapat diperoleh jika bisnis suatu perusahaan dihentikan dan asetnya dijual secara terpisah dalam waktu yang sesingkat mungkin, misalnya pelelangan. (3.24, PPPI 6, SPI 2007)

7.Nilai Pasar Wajar adalah estimasi jumlah uang tunai atau yang bersifat ekivalen yang dapat diperoleh dari suatu transaksi jual beli perusahaan atau saham atau kepentingan dalam perusahaan antara pembeli yang berminat membeli (willing buyer) dan penjual yang berminat menjual (willing seller) yang keduanya memiliki kemampuan untuk melakukan suatu transaksi, bertindak tanpa ada keterpaksaan dan masing-masing memiliki fakta dan informasi yang relevan. (3.26, PPPI 6, SPI 2007)

8.Nilai Wajar adalah nilai dari perusahaan atau saham yang berlaku secara khusus untuk kasus adanya pemegang saham yang berbeda pendapat (dissenting shareholder). (3.27, PPPI 6, SPI 2007)


 



Last Updated on Thursday, 12 May 2011 15:08
 

Information Highlight

Studi Kelayakan

  Pengertian Studi kelayakan bisnis adalah kajian tentang berhasil tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan menguntungkan secara terus menerus.       Pihak yang Berkepentingan - Pelaku bisnis dan investor ... Read more

Penilaian Aset Tak berwujud

    Pengertian Berdasarkan SPI 2007, aset tak berwujud adalah aset yang mewujudkan dirinya melalui properti-properti ekonomis dimana aset ini tidak mempunyai substansi fisik. Jenis-Jenis Aset Tak Berwujud Aset tak berw... Read more

Penilaian Saham

    Pengertian Bisnis Berdasarkan SPI 2007, badan usaha adalah entitas komersial, industri, jasa atau investasi yang menjalanka kegiatan ekonomi. Badan usaha biasanya bersifat mencari keuntungan ya... Read more

Penilaian Aset

      Pengertian Real Properti Menurut SPI 2007, pengertian real properti adalah hak perseorangan atau badan untuk memiliki, dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, ... Read more

Copyright 2010 KJPP Tri, Santi & Rekan